"BERUBAH; MUNGKINKAH?"
Salah seorang trainer kami memiliki motto: "the only constant in life is change". Penjelasannya sederhana; segala sesuatu dalam kehidupan ini pasti berubah, karena yang bersifat tetap hanyalah perubahan itu sendiri.
Akan tetapi, di dalam lingkungan kehidupan seringkali terjadi konflik antar-pribadi yang berkaitan dengan sifat, sikap dan perilaku seseorang / beberapa orang di lingkungan.
Pernahkah Anda, entah di lingkungan tempat tinggal ataupun lingkungan pekerjaan, menghadapi orang yang "sangat ngeyelan", atau kadang-kadang disebut juga keras kepala? Orang yang tidak bisa menerima pendapat orang lain, selalu menganggap pendapatnya sendiri yang paling benar, adakalanya bahkan menyerang pendapat orang lain bertubi-tubi.
Situasi seperti itu tak jarang menjadi berkepanjangan, bahkan menciptakan perdebatan tiada berarah tiada berakhir dan penyulut pertengkaran.
Banyak kerugian yang ditimbulkan oleh situasi-situasi demikian. Dalam lingkungan kerja hal-hal semacam itu memecahkan kerjasama tim; hingga tujuan kerja sulit optimal.
Apakah yang Anda lakukan kemudian apabila menghadapi situasi seperti contoh di atas? Menegur yang bersangkutan? Melaporkan? Menggunjingkan? Mengasingkannya?
Bagaimana jika ternyata Anda / diri kita sendiri yang justru berperan sebagai tokoh yang 'menjengkelkan' tersebut?
Pertanyaannya: sadarkah Anda / kita ketika diri sendiri adalah pembuat masalah bagi orang (orang) lain?
Kebanyakan orang tidak sadar ketika dirinya menjadi 'trouble maker' di lingkungan. Bahkan cenderung membela diri secara 'difensif' dan mengatakan orang lain lah yang jadi sumber masalah.
Manusia sangat perlu bercermin setiap waktu dimana pun berada. Apabila orang lain bisa menjadi pembuat masalah, mungkin saja diri kita sendiri pun bisa. Mengapa? Karena pikiran, perasaan dan tindakan manusia itu sangat beragam. Semua punya keunikan tersendiri. Belum lagi jika bermacam-macam orang mengusung kepentingan yang berbeda-beda, tentu saja semua berpotensi menjadi masalah bagi yang lain.
Hal yang dapat dilakukan adalah berubah. Bukan mengubah diri menjadi orang lain, bukan juga untuk selalu konform dengan orang lain yang berbeda. Berubah yang dimaksud adalah beradaptasi secara fleksibel, mengasah keterampilan hidup agar dapat memberikan pengaruh positif dan berkontribusi bagi kehidupan.
Dalam situasi dan kondisi konflik, baik dengan rekan sekerja, anggota keluarga, atau siapapun di lingkungan manapun, betapa ingin kita mengubah orang lain agar setuju dan sepemahaman dengan kita. Sebenarnya yang perlu dilakukan bukanlah mengubah orang lain, namun mempengaruhinya melalui perubahan yang baik dan benar pada diri kita sendiri.
Sekian dulu.
Mari berkumpul bersama TEMANCHATTING™
NNC®
Nama Nuansa Carita (Corp.)
•Layanan Psikologi: Konsultasi, Asesmen untuk Rekrutmen-Promosi-Pemetaan-Profiling, Terapi, Tes Psikologi, Profil Psikologis, dll, •Pelatihan, Seminar, Pengelolaan Acara (EO),
•Pembuatan Modul dan SOP,
•Photo Work & Photo Art
**blog:
http://nnc-temanchatting.blogspot.com/
**twitter: @NNC_Comm
**email:
nconsultant.indonesia@gmail.com
rinny.nnc@gmail.com
nanahartoyo.nnc@gmail.com
**Direct Contact:
+62 822 2509 0518 (SMS/WA/CALL)
+62 813 8095 2248 (SMS/WA/CALL)
No comments:
Post a Comment