F R A G M E N
Suatu ketika, Tonee (bukan nama sebenarnya) menelepon Sharey (juga bukan nama sebenarnya), teman semasa bersekolah dulu.
Demikian petikan obrolan keduanya:
Tonee (T): Hai, Shar. Apa kabar? Kudengar kamu sibuk banget ya?
Sharey (S): Hai Ton. Enggak juga. Biasa aja kok, tiap hari membanting tulang demi sepiring berlian, ha ha ha. Kamu juga begitu, kan?
T: Gajimu pasti jauh lebih besar. Kamu di kota besar dan aku di daerah. UMP jauh berbeda.
S: Aku tidak punya gaji, Ton. Kalau tidak ada 'job' ya tidak ada pekerjaan, berarti tidak ada pendapatan. Tapi aku lebih senang bekerja seperti ini, kalau capek bisa istirahat, sekali dapat pekerjaan dibayar cukup lumayan per satu kali kerja.
T: Berapa besar penghasilanmu, Shar? Kalau kamu tidak keberatan memberitahuku.
//Kemudian, Tonee menghitung penghasilan Sharey, dapat mencapai 20 hingga 25 kali lebih besar dari gajinya per bulan bekerja penuh waktu, Senin hingga Jum'at. Penghitungan ini diasumsikan Sharey mengambil 'job' setiap hari sebagaimana jadwal kerja kantoran Tonee.//
Akhirnya...
T: Ajak-ajak aku untuk dapat pekerjaan seperti kamu ya Shar. Aku mau resign aja.
S: Baiklah Ton. Minggu depan datang kesini, kamu coba dulu job pertamamu. Kalau cocok, silakan diteruskan.
Maka Tonee pun melakukan pekerjaan seperti Sharey. Mereka sama-sama mendapatkan penghasilan dengan jumlah yang cukup besar.
D I S K U S I
Jelas. 'Pekerjaan' adalah sesuatu yang dikerjakan dan menghasilkan uang, yang disebut 'penghasilan'.
Tapi, ada serangkaian pekerjaan yang tidak secara langsung menghasilkan uang.
Ketika seseorang bekerja penuh waktu seperti Tonee, ia menghadapi sejumlah pekerjaan setiap hari di kantor. Pekerjaan tersebut berupa tugas-tugas utama, tugas-tugas rutin dan non-rutin, tanggung jawab pribadi, tanggung jawab kerja kolegial, dan sebagainya. Ia 'hanya' dibayar satu kali setiap bulan untuk seluruh pekerjaan itu, yakni gaji yang diterimanya. Pekerjaan seperti ini tidak secara langsung memberikan penghasilan, juga membatasi kemungkinan besarnya penghasilan yang diterima serta waktu kerja yang panjang dan rutin.
Bekerja seperti Sharey merupakan pekerjaan yang langsung memberikan penghasilan berupa uang. Dibayarkan setiap kali pekerjaan selesai. Bisa setiap hari, bisa pula per termin kerja.
Pekerjaan tersebut menyajikan keleluasaan dalam pengaturan waktu, juga terbuka peluang memperoleh penghasilan lebih besar. Namun pekerjaan seperti ini berisiko terhadap 'tidak stabil'nya penghasilan. Orang harus terus giat mencari peluang, menjalin relasi dan 'menjual diri' dengan gencar.
Setiap pekerjaan memiliki konsekuensi, juga risiko. Penghasilan yang diterima seseorang yang bekerja pada dasarnya tidak memiliki standar yang sangat baku. Meskipun lembaga-lembaga survei dan asosiasi pekerja / profesi menetapkan besaran gaji dan atau 'fee', namun senantiasa terdapat 'range' penghasilan. Kapasitas dan kompetensi seseorang, termasuk faktor penentu juga. ***
Ada pertanyaan atau ingin diskusi? Silakan kirim e-mail, SMS, WA, atau twit dengan mention @NNC_Comm
Salam!
NNC®
Nama Nuansa Carita (Corp.)
•Layanan Psikologi: Konsultasi, Asesmen untuk Rekrutmen-Promosi-Pemetaan-Profiling, Terapi, Tes Psikologi, Profil Psikologis, dll, •Pelatihan, Seminar,
•Pengelolaan Acara (EO),
•Pembuatan Modul dan SOP,
•Photo Work & Art
http://nnc-consultant.blogspot.com/
e-mail addresses:
• nconsultant.indonesia@gmail.com
• rinny.nnc@gmail.com
• nanahartoyo.nnc@gmail.com
Direct Contact:
+62 822 2509 0518 (SMS/WA/CALL)
+62 813 8095 2248 (SMS/WA/CALL)
No comments:
Post a Comment